Pensiun Tanpa Persiapan Keuangan yang Matang? Ini Resikonya

pensiun lagiKetika usia sudah tidak lagi produktif, sebagian besar orang akan memutuskan untuk pensiun. Namun, ada juga yang masih berusia produktif sudah memilih pensiun dari profesi yang dijalani karena beragam alasan, seperti ingin menjalani profesi baru, merasa bosan, ingin lebih dekat dengan keluarga, dan lain sebagainya. Meskipun begitu, baik di usia muda ataupun tua, pensiun dari pekerjaan bukanlah keputusan yang mudah karena hal ini akan membuat hidup bermasalah bila tidak ada persiapan pensiun sama sekali. Sadari bahwa persiapan pensiun itu lumayan banyak dan salah satunya adalah persiapan keuangan. Apabila hal ini tidak dipersiapkan dengan baik, besar kemungkinan akan banyak resiko yang akan ditanggung.

Well, apakah Anda berniat untuk pensiun? Jika iya, persiapkan segalanya dengan baik dan pastikan bahwa persiapan keuangan Anda sudah matang paska pensiun kecuali Anda ingin mengalami resiko berikut:

Mengalami masalah keuangan

Tak dapat dipungkiri bahwa masalah keuangan bisa saja “menyerang” Anda di usia senja. Anak-anak Anda mungkin bisa menolong meringankan beban tapi bagaimana jika mereka pun mengalami kesulitan ekonomi? Sudah pasti Anda sendiri yang akan kerepotan. Bagian terburuknya adalah Anda harus rela kehilangan aset-aset berharga dan terjerat dalam hutang untuk waktu yang tidaklah sebentar. Guna menghindari permasalahan inilah, Anda dianjurkan untuk mempersiapkan keuangan Anda sebelum pensiun sebaik mungkin. Jika Anda sudah mempersiapkannya tapi kesulitan untuk merencanakannya paska pensiun, pertimbangkan untuk menggunakan jasa financial planner atau perancana keuangan agar semua pemasukan dan pengeluaran Anda bisa terkontrol dengan baik. Ingat untuk tak asal pilih financial planner agar Anda tidak menyesal nantinya. Hanya pilih dan percaya perencana keuangan yang berasal dari perusahaan terpercaya dan profesional karena sudah pasti semua pegawainya dapat dipercaya dan berkualitas.

Merasa sisa hidup penuh beban

Betapa berat beban yang harus Anda tanggung apabila di usia yang sudah tidak muda lagi harus terjerat hutang dan masalah keuangan. Hidup Anda akan sangat terbebani dan Anda tidak akan bisa mendapatkan ketenangan di usia senja. Masa yang seharusnya dilewati dengan ketenangan dan kegembiraan bersama buah hati dan cucu tapi justru menjadi masa yang penuh beban dan tekanan sehingga tidur pun menjadi tidak tenang. Anda tentu tidak ingin usia tua Anda dihabiskan dengan mencari uang tambahan untuk melunasi hutang dan mencukupi kebutuhan harian Anda, bukan?

Memperpendek umur

Mungkin hal ini terdengar aneh dan maaf bukan untuk menakut-nakuti. Ketika masa pensiun dipenuhi dengan segudang masalah keuangan dan hutang, siapa yang tidak tertekan. Anda pun akan merasakan tekanan hebat yang akan membuat Anda stres dan jatuh sakit. Lama kelamaan Anda kondisi kesehatan Anda akan terus memburuk dan pada akhirnya Anda akan meninggal dunia. Tidak hanya itu saja, hutang yang ditinggalkan akan dibebankan kepada anak-anak Anda dan tentu saja mereka akan kesusahan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Sebaliknya, apabila di masa pensiun Anda, hidup Anda penuh dengan kebahagiaan dan kedamaian, penyakit akan menjauh dari tubuh Anda dan Anda pun akan menikmati setiap detik penambahan umur bersama orang-orang terdekat. Oya, bagi Anda yang merasa takut menghadapi pensiun, sebaiknya baca ini.

Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk pensiun, pikirkan semuanya dengan baik. Jika sudah yakin, persiapkan segala sesuatunya dengan baik pula, termasuk keuangan Anda. Menjalani masa tua dengan kondisi keuangan yang stabil tentu akan mendatangkan kebahagiaan dan kedamaian dalam diri Anda dan orang-orang terdekat Anda. Bahkan Anda tak perlu menyusahkan anak-anak dan cucu-cucu Anda lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *